Selasa, 28 November 2023

Sepenggal Kisah Guru Honorer Sekolah SMPN 3 Amfoang Barat Laut Satap

Sepenggal Kisah Guru-guru SMPN 3 AMFOANG BARAT LAUT SATAP Di Daerah 3T Yang Serba Kekurangan.

Dunia pendidikan memiliki peranan penting bagi kehidupan. Pendidikan dapat mempengaruhi perkembangan manusia dalam seluruh aspek kehidupan. Pendidikan memiliki kekuatan yang dinamis, melalui wadah ini seseorang dapat mengembangkan potensinya secara optimal.

Komponen inti pendidikan itu adalah guru dan peserta didik yang terjadi dalam proses pembelajaran. Pembelajaran dapat berhasil apabila guru mampu mengembangkan diri secara profesional. 

Banyak cara yang dapat dilakukan dalam mengembangkan diri menuju guru profesional yaitu, dengan terus meningkatkan kemampuan melalui pelatihan baik secara offline maupun online yang banyak diselenggarakan oleh institusi maupun organisasi yang berpengalaman di bidang pendidikan. 

Lantas bagaimana dengan perkembangan kompetensi guru daerah terpencil yang minim akan sarana dan fasilitas internet? “Berbagi pengalaman dan praktik baik dalam mengajar adalah salah satu solusinya”.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 3 menyebutkan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat, dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab. 


Berdasarkan uraian di atas, bagaimana upaya guru daerah terpencil yang penuh keterbatasan dalam mewujudkan tujuan pendidikan? Inilah kisah ku, guru pelosok daerah 3T dalam “Menjawab Panggilan Jiwa”.

Hallo sahabat pendidik dan inovatif, semoga semuanya dalam keadaan ceria.

Dalam tulisan ini saya ingin berbagi kisah bersama bapak/ibu guru hebat di seluruh Indonesia tentang perjalanan guru-guru di daerah 3T dalam menjawab panggilan jiwa sebagai seorang guru di pelosok negeri. 

Menjadi guru di daerah terpencil tidak sesulit apa yang kita bayangkan dan juga tidak semudah apa yang dikatakan orang. Saya, Apdon Tanesib S.Pd adalah seorang Tenaga Honorer Sekolah yang terpanggil untuk melayani pendidikan bagi putra-putri bangsa di SMPN 3 Amfoang Barat Laut Satap, Desa Saukibe, Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Untuk lebih mengenal keberadaan SMPN 3 Amfoang Barat Laut Satap, sobat pendidik dan inovatif bisa membaca setiap postingan guru-guru di daerah 3T yang menceritakan tentang perjalanan menuju kesuksesan bersama, bukankah pepatah dahulu mengatakan tak kenal maka tak sayang? Setelah melihat setiap postingan dan rasa suka dukanya kami, sekarang sobat pendidik dan inovatif bisa membayangkan bagaimana perjalanan saya menuju tempat tugas bukan?

Untuk sampai ke tempat tugas, setiap hari ada teman-teman guru harus menempuh perjalanan kurang lebih 8 km (pergi-pulang) hal ini di lakukan karena di unit satuan tidak memiliki mes atau tempat penginapan bagi guru. Untuk bekerja menjalankan tugas kami selalu mengendarai roda dua yang sudah hampir mesinnya tercopot oleh karena akses jalan yang berlubang, berbatu, naik turunnya gunung, serta sungai yang dilewati pun cukup ganas dan menakutkan.

Perjalanan yang bisa kami lalui untuk sampai ke lokasi kerja pun tidak memiliki jalan alternatif sehingga sangat menggangu pikiran ketika Musim hujan tiba. 

Jika musim panas tiba kami sangat gembira karena beberapa teman guru bisa menempuh perjalanan menggunakan motor sampai ke sekolah meskipun badan sedikit terasa pegal karena jalanan yang curam dan berbatu (sangat berisiko jika dilalui ketika musim hujan). 

Penasaran? sobat pendidik dan inovatif bisa menonton video di Channel YouTubenya Apdon Tanesib, disini bagaimana sobat pendidik, serukan? 

Jalan yang terjal dan ekstrim, membuat para guru tak bisa berseragam ketika berangkat ke sekolah. Pernah suatu hari, teman guru saya terjatuh yang menyebabkan seragam kerjanya kotor dan sobek. Sekarang dia cenderung berpakaian bebas ke sekolah dan tiba di sekolah baru kenakan seragam. Ia juga sangat menikmati perjalanan dan tugasnya sebagai pendidik. 

"Bagi saya semua ini adalah kepercayaan dan karunia Tuhan bagi saya dalam mendidik anak-anak di daerah terpencil" kata Arliyani Takaeb, Guru Honorer Sekolah SMPN 3 Amfoang Barat Laut Satap. Banyak hal yang dilakukan agar dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan suka cita, tiga diantaranya adalah:

1. Mencintai pekerjaan. Rasa cinta yang besar terhadap pekerjaan, mampu mengalahkan segala lelah dan sakit.

2. Berdamai dengan diri sendiri dan alam. Ketika kita dapat menerima segala kondisi dalam hidup, percaya tidak ada masalah tanpa adanya penyelesaian.

3. Rela berkorban. Ketika saya memahami kondisi motor saya yang tidak sesuai medan terjal, maka salah satu cara untuk menunjang pekerjaan dalam melaksanakan tugas, dia harus rela tinggalkan suaminya untuk tinggal di rumah warga di dekat sekolah pada musim hujan (semua demi pengabdian kepada anak bangsa di daerah 3T).

Selain kondisi alam dan medan tempuh, Rendahnya tingkat kehadiran peserta didik serta kemampuan membaca, menulis dan memahami materi yang kurang menjadi faktor terpenting dan utama untuk diperhatikan dan sesegera mungkin untuk dicarikan solusi penyelesaiannya. 

Hal yang dapat dilakukan adalah komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Baik itu atasan langsung, rekan sejawat, komite dan orang tua murid serta membangun komunikasi yang harmonis dengan peserta didik . 

Selain itu pemanfaatan lingkungan sebagai media pembelajaran menjadi motivasi tersendiri bagi peserta didik dengan menerapkan pembelajaran kontekstual  membuat media pembelajaran dan memanfaatkannya dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan partisipasi siswa selama pembelajaran berlangsung 

Sobat pendidik dan inovatif, untuk tulisan berbagi kisah tentang menjawab panggilan jiwa sampai disini dulu ya. Lain kesempatan kita dapat berjumpa kembali. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua dalam memajukan pendidikan di Indonesia. Akhir kata saya ucapkan terimakasih

Salam Pendidikan

Melalui Pendidikan Mari Kita Bangun Negeri Dari Pelosok Indonesia Timur (Amfoang Barat Daya, Amfoang Barat Laut, Amfoang Utara dan Amfoang Timur)

Penulis : Apdon Tanesib, S.Pd (Guru Bahasa Indonesia, SMPN 3 Amfoang Barat Laut Satap, Saukibe, Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kab. Kupang-NTT)

Editor : Apdon Tanesib 

Jumat, 25 Agustus 2023

Ungkapan Hati Bagi Tokoh Motivator Jemaat Saukibe "Apdon Tanesib"

Chevano.com - Kematian merupakan hal yang tak bisa dihindari dalam kehidupan manusia. Dan apabila hal ini terjadi, akan hadir rasa kesedihan yang begitu besar dirasakan oleh orang-orang yang ditinggalkan. Salah satu penghiburan untuk kerabat yang ditinggalkan ini adalah dengan melalui kata-kata atau ucapan duka cita.
Tuhan telah memanggilmu pulang. Dia begitu mencintaimu, Dia tidak ingin engkau terus menderita dalam sakit. Pulanglah, Bapa telah menunggumu di surga. Selamat jalan, Tuhan begitu mencintaimu. Pulanglah dengan damai. Kelak, kita akan bertemu kembali di surga-Nya yang indah. Meskipun rumahmu telah berbalut tanah, namun kebaikanmu selama hidup akan terus membuatmu bernafas dalam hati dan jiwa kami. Selamat jalan Opa/Bapak Otniel Manbait, terima kasih telah mewarnai hidup kami dengan kegembiraan. Ketika beban dalam jiwa tak bisa teruraikan, maka hanya air mata yang menunjukkan semua. Selamat jalan Bapak/Opa. Doa kami menyertaimu semoga Engkau selalu berada dalam surganya yang indah. Selamat jalan, selamat kembali ke surga Bapa yang damai. Segala kebaikan dan kemurahan hatimu akan menjadi pohon yang berbuah lebat. Doa kami menuntun jalanmu. Tuhan memberi, Tuhan pula yang mengambil. Selamat jalan ke surga Bapa/Opa. Segala teladan iman Kristiani akan selalu kami wariskan ke anak-anak cucu kita kelak. Selamat jalan, Tuhan menyayangimu maka ia angkat segala deritamu. Semoga segala kebaikan dan iman akan menyertai jalanmu menuju surga yang terang. Karena engkau telah bersama-Nya. Berada dalam lingkungan surga bersama dengan telaga yang menganak sungai. Engkau berenang dengan penuh gembira. Yang airnya mengalir dalam tangis duka kami yang kehilangan. Tinggallah bersama Kristus dalam keabadian. Engkau telah berpulang, tinggallah bersama Kristus dengan damai. Selamat jalan dalam tidur panjang, dalam pelukan Yesus yang hangat. Selamat jalan sahabat kristiani, sudah jalannya engkau mendapat kesempatan tinggal di surga Kristus yang begitu indah. Doakan kami yang masih melalui perziarahan di dunia ini. Kebaikanmu akan kami kenang selalu. Kematian bukanlah akhir dari segalanya. Melainkan, awal dari sebuah kehidupan yang abadi. Turut berduka cita, semoga menempatkannya di tempat terbaik. Aku akan mendoakan supaya Tuhan memberi kekuatan yang kamu butuhkan untuk menghadapi saat-saat sedih. Dia akan memberimu penghiburan dan kesembuhan atas kehilangan orang yang kamu cintai. Kami sekeluarga turut berduka cita atas kepergian Bapak/Opa Otniel Manbait. Semoga, ia tenang di sisi-Nya dan mendapatkan tempat terindah di sisi Bapa di surga. Aku berdoa supaya Allah Bapa menyembuhkan hatimu yang hancur dan membawamu dalam kedamaian sepanjang waktu yang menyedihkan ini. Meskipun tidak ada kata-kata yang bisa membantu meringankan rasa kehilanganmu, ketahuilah bahwa kamu sangat dekat dalam setiap pikiran dan doaku. Semoga Allah Bapa selalu menyertaimu dalam situasi yang sulit ini. Ketika beban jiwa tidak dapat diurai, hanya air mata yang menunjukkan semuanya. Selamat tinggal temanku. Doa kami bersamamu supaya kamu berada di surga yang indah bersama Bapa. Ikhlaslah karena kematian adalah jalan menuju rumah Bapa. Kelak, kita semua pun akan bersama dalam rumah idaman di surga yang baka. Selamat jalan, Tuhan menyayangimu maka Ia angkat segala deritamu. Semoga segala kebaikan dan iman akan menyertai jalanmu menuju surga yang terang. Bersabarlah dalam kesesakan dan bertekun dalam doa. Tenanglah sebab (Bapak Otniel Manbait) telah tidur dalam pelukan kasih-Nya. Setiap yang datang akan kembali. Tuhan memiliki rencana terbaik untuk semuanya. Semoga damai dalam surga Bapa. Tuhan akan memelukmu dengan penuh kasih.
Penulis. apdontanesib@gmail.com

Kamis, 13 April 2023

Ujian Sekolah Berbasis Android Perdana di SMPN 3 Amfoang Barat Laut Satap.

Apdon Tanesib Sumber Berita SPENTIQ-AMBAL-SA. - Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 (SMPN 3) Amfoang Barat Laut Satap melaksanakan Ujian Sekolah (US) Berbasis Android. Ujian Berbasis Android merupakan yang pertama kali dilakukan di Saukibe, Amfoang Barat Laut.
Ujian Berbasis Android untuk para siswa ini dilakukan seiring dengan makin banyaknya penggunaan media telekomunikasi, berupa ponsel Android di kalangan pelajar. Bahkan, Pelaksanaan Ujian Berbasis Android yang digelar dari tanggal 11-14 April ini. Hari ini Kamis, 13 April semuanya berjalan aman, lancar, tanpa menghadapi kendala saat Pelaksanaan Ujian Sekolah berlangsung.

"Sebelum melaksanakan US Berbasis Android ini telah dilakukan sosialiasi terlebih dahulu kepada siswa dan orang tua sejak setahun yang lalu, hal tersebut dilakukan agar siswa bisa matang dalam mejalankan Ujian Berbasis Android. Bahkan Ujian menggunakan Android juga menghemat kertas," ungkap Kepala Sekolah SMPN 3 Amfoang Barat Laut Satap, "Jase S. M. Naben, S. Pd" didampingi Tim IT, "Apdon Tanesib, S. Pd", "Apriani Baitanu, S. Pd", dan "Mathias Nopu, S. Pd". Kamis (13/04/2023).

Lebih lanjut, Jase menyebutkan ada 50 soal yang telah dikerjakan peserta didik ini langsung tersimpan di server Proktor, sehingga bisa direview kembali namun semua Siswa mengerjakan soal -soal ujian dengan menggunakan Tablet Android yang sudah disediakan oleh sekolah dan tidak bisa dipinjamkan. 

“Bedanya, kalau dengan smartphone dan komputer ini milik siswa itu sendiri, siswa-siswi dihadapkan dengan soal pilihan ganda jumlahnya 50 dan ada esainya. Bahkan dengan menggunakan android skor nilai juga diketahui oleh siswa".

Meski menggunakan handphone Android siswa tidak bisa berbuat curang dengan mencari jawaban menggunakan mesin pencari seperti Google.

"Siswa yang mengikuti ujian berbasis android ada sekitar 100% menggunakan Tablet Android dan sudah menggunakan user dan password-nya masing-masing sehingga tidak bisa berbuat curang.

Sementara itu Koordinator Pengawas Sekolah "Ribka Kekado, M. Pd" dan Pengawas Binaan "Stephanus K. Wotan, S. Pd" mengapresiasi sekolah yang telah menerapkan Ujian Berbasis Android melalui via Telepon dan Postingan di Beranda Akun Sosial Media berupa Facebook, dan juga perwakilan Monitoring oleh Pengawas TK/SD "Titus Liwe Tude, S. Pd". Bahkan Android sama seperti komputer hanya perangkat saja yang berbeda.
"Ini lebih bagus dibandingkan dengan penggunaaan kertas dalam ujian. Bahkan menghemat anggaran dan bisa digunakan yang lain,". 

Hari Pertama masih menemui beberapa kendala terkait pelaksanaan Ujian Sekolah Berbasis Android diantaranya : 
1. Rendahnya kapasitas jaringan internet,
2. Siswa keluar masuk ruangan ujian,
3. Molornya waktu pada saat ujian dilaksanakan,
4. Bermasalah pada teknis lapangan,
5. Rendahnya kapasitas penggunaan wifi,
6. Waktu yang disediakan untuk siswa menjawab soal terlalu singkat.

Mengenai perbandingan ujian konvensional dengan USBA, terdapat begitu banyak perbedaan antara keduanya, hal ini dapat dilihat dari perlengkapan yang digunakan, wujud soal, waktu pengerjaan soal, tempat serta biaya operasional dari pelaksanaan ujian itu sendiri. Berdasarkan kendala yang dihadapi, disarankan kepada pihak SMP Negeri 3 Amfoang Barat Laut Satap atau pihak lain yang ingin melakukan Ujian Berbasis Android supaya lebih memperhatikan pada jaringan internet supaya nantinya Pelaksanaan Ujian Berbasis Android tidak terkendala pada jaringan internet.
https://sites.google.com/view/smpn3amfoangbaratlautsatap/home

Senin, 27 Maret 2023

MARKUS 4:35 *BADAI SEBESAR APAPUN, TUHAN SANGGUP REDAKAN* APDON TANESIB

Apdon Tanesib *RENUNGAN PAGI*
 Senin, 27 Maret 2023_
*BADAI SEBESAR APAPUN, TUHAN SANGGUP REDAKAN*
*_Markus 4:35 "Pada hari itu, waktu hari sudah petang, Yesus berkata kepada mereka: "Marilah kita bertolak ke seberang."_*

Murid-murid Tuhan membayangkan bahwa perjalanannya dong ke seberang danau bersama Dia adalah perjalanan yang sangat menyenangkan, nyaman dan aman. Tentu sonde ada pemikiran sedikit pun bahwa ini perjalanan akan sulit karena Tuhan ada bersama dong._  

_Namun apa yang terjadi?_ *_"...mengamuklah taufan yang sangat dahsyat dan ombak menyembur masuk ke dalam perahu, sehingga perahu itu mulai penuh dengan air." (Markus 4:37)._*  

_Kisah ini mirip perjalanan hidup orang percaya yang sonde otomatis mulus tanpa rintangan._

_Hidup di dunia ini tak luput dari ombak, taufan dan gelombang yang ganas. Semua bisa terjadi, datang kapan saja tanpa bisa diprediksi! Namun percayalah bahwa kasih Tuhan sonde pernah berubah._  

_Murid-murid son sangka dong PU perahu diterjang taufan, angin topan dan ombak besar, tapi dong tetap selamat dari petaka karena semua yang terjadi ada dalam kendali Tuhan._  

_Dia yg Katong percaya. Sebesar apa pun taufan dan badai mengamuk, semua tunduk pada otoritas Tuhan._

_Apa pun yang katong alami betap berseru kepada Tuhan, maka Ia akan menjawab katong. Karena itu jangan pernah tinggalkan jam-jam doa. Katong pung Doa akan menggerakkan hati Tuhan untuk bertindak, menenangkan amukan badai apa yang sedang menerpa Katong pung hidup._

*”SAAT DISERANG BADAI DATANGLAH KEPADA TUHAN YESUS DAN BERSERULAH KEPADA-NYA, DIA SANGGUP MEMULIHKAN KEADAAN YANG KITA ALAMI!”*


๐Ÿ™ *_”Selamat Pagi Selamat Menikmati Berkat Tuhan bagi Basodara semua ”_* ๐Ÿ™

๐Ÿ“– *SUDAHKAH KATONG MEMBACA ALKITAB HARI INI?* ๐Ÿ“–

Sabtu, 25 Februari 2023

Star Coklit oleh Pantarlih Desa Saukibe Berakhir Bahagia, Kamis, 24 Februari 2023.

Star Coklit oleh Pantarlih Desa Saukibe Berakhir Bahagia.
๐Ÿ“…Sabtu, 25 Februari 2023
๐Ÿ”ค PPK, PPS, Pantarlih Ambal
๐Ÿ•’ 09.26 WITA
๐Ÿก Rumah Jabatan KaDes Saukibe 
✍️๐Ÿ“ Apdon Tanesib
Kepala Desa Saukibe, Kecamatan Amfoang Barat Laut menerima para Petugas Panitia Pendaftaran Pemilih (Pantarlih) untuk melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih Pemilihan Umum 2024.

"Kami menyampaikan apresiasi kepada Pantarlih Desa Saukibe yang telah bekerja keras melakukan coklit dalam tahapan pemutakhiran data pemilih Pemilu 2024," kata Metusalak Bokuam di Kantor Desa Saukibe, Sabtu 25 Februari 2023.

Untuk itu ia berharap petugas Pantarlih diapresiasi karena kerjanya yang cukup berat dengan mendatangi rumah warga.

Metu telah mengajak masyarakat Desa Saukibe menyambut Pantarlih dengan ramah ketika mereka datang ke rumah, sebab, Pantarlih menjadi ujung tombak dalam menyusun daftar pemilih yang akurat pada Pemilu 2024. 

"Data pemilih yang akurat dan mutakhir menjadi salah satu bagian penting untuk menghasilkan Pemilu yang berkualitas," ujarnya.

Metusalak Bokuam bersama empat anggota keluarga lainnya telah mengikuti pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih untuk Pemilu 2024. Metu terdaftar pada Jumat, 17 Februari oleh Keenam Pantarlih melakukan Star Coklit bukti bahwa Pantarlih siap melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya disetiap wilayah kerjanya. Beliau terdaftar di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 01, Desa Saukibe, Kecamatan Amfoang Barat Laut.

Proses pencoklitan di Rumah Jabatan Kepala Desa Saukibe berjalan lancar. Metu memperlihatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik serta Kartu Keluarga (KK)-nya untuk diverifikasi Pantarlih.   

Sementara itu, Ketua PPS Desa Saukibe "Melkiur Tanesib" menambahkan tahapan coklit sangat penting untuk memastikan jumlah daftar pemilih yang akan mencoblos pada Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2024. Tahapan tersebut sudah dimulai sejak tanggal 12 Februari hingga 14 Maret 2023. 
Sesuai dengan jadwal yang telah diatur oleh KPU RI namun atas kerjasama yang baik semua petugas Pantarlih dapat melaksanakan tugas mereka terhitung tanggal 17 Februari dan selesai pada 23 Februari 2023, yang juga kami mengundang PPK Kecamatan Amfoang Barat Laut untuk bersama kami dalam melakukan perekapan Hasil Coklit dan dapat dipertanggungjawabkan oleh masing-masing Petugas Pantarlih dan semuanya mencapai 100% pada Jumat, 24 Februari 2023. 
Untuk itu, Ucapan terima kasih kepada Ketua PPK Amfoang Barat Laut "Meky Lake" Dkk yang telah bersama kami dalam melakukan perekapan Hasil Coklit ini dengan penuh tanggung jawab.

"Saya bersama Kedua Anggota PPS dan tiga orang sekretariat PPS Desa Saukibe bersama petugas Pantarlih melakukan coklit di rumah jabatan Kepala Desa Saukibe, beliau dan empat anggota keluarga lainnya terdaftar di TPS 01 Desa Saukibe, Kecamatan Amfoang Barat Laut. Tutur Kiur

Kiur menambahkan sebelum tahapan coklit, pihaknya telah melantik dan mengikutsertakan Pantarlih dalam bimbingan teknis (bimtek) kepada 33 Pantarlih Se-Kecamatan Amfoang Barat Laut. Pantarlih yang dibentuk oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) ini tersebar di 6 TPS di Desa Saukibe, Kecamatan Amfoang Barat Laut.

"Kami sangat berterima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Saukibe yang dapat menerima Pantarlih dengan baik saat mereka datang ke rumah, dan telah menyiapkan dokumen yang diperlukan yakni KTP elektronik dan Kartu Keluarga," katanya.
Akhir Kata, dengan penuh yakin dan percaya mengucapkan selamat atas kesuksesan Petugas Pantarlih Desa Saukibe yang telah melakukan kegiatan ini secara terstruktur, sistematis, efektif dan efisien. Saya dukung keras PPK dan PPS, yang melakukan hal terbaik, berkarakter, terhormat dan bermartabat,” kata Metusalak. 
Teriring salam dan doa kepada Pantarlih : 
1. TPS 01 Mathias Nopu
2. TPS 02 Nofriana Kebo
3. TPS 03 Amsal Soleman Nopu
4. TPS 04 Simon Yermias Manit
5. TPS 05 Melkias Manuleus
6. TPS 06 Nindy Setianty Siokain 
Penulis          : Apdon Tanesib
Dokumentasi : Yarid Kuanaben
Devisi Data.   : Merlis Damayanti Nepafai

Kamis, 05 Januari 2023

KENANGAN APA YANG HARUS DIINGAY TAHUN 2022?

Apa yang harus diingat pada Tahun 2022?
Kupang, 31 Desember 2022
Hidup di jaman arus media online bisa dikatakan mudah namun bukan pula menjadi menganggap remeh atau menggunakan akal pikiran serta hati agar mampu menerima informasi yang masuk kedalam diri, dengan maksud dan juga tujuan menjadi biasa saja. menyadari betul pasca Pandemi dua tahun tidaklah mudah untuk bangkit dan memulihkan kondisi keadaan, tidak sedikit dari kita merasakan hal-hal baru yang memang sangat dirasa perlu dalam menjalani berbagai rutinitas kehidupan. mengutip dari Feliciana Wienathan yang menjabat sebagai Communication Manager, Google Indonesia dalam pernyataan yang diterima pada Kamis, 15 Desember "Tahun ini adalah tahun yang penuh dengan suka dan duka bagi masyarakat Indonesia. Banyak dari kita yang mengalami serangkaian peristiwa yang membuat kita harus bertahan dan menatap masa depan, mencari cara bagaimana kita dapat bangkit lebih tangguh, lebih bahagia dan terus bertumbuh,"
berikut adalah beberapa hal yang menjadi trending topik pada tahun 2022 dalam Google’s Year in Search Indonesia ; muncul istilah Bestie, di sambung dengan citayam fashion week, kemudian cukuran rambut cepmek yang viral karena alif dengan konten kamu nanya?juga ada istilah jika suntuk butuh Healing, lalu ada istilah untuk suatu hubungan percintaan love bombing, deep talk, crush yakni mengenai sifat atau watak manusia, dan mengenai ekonomi muncul alat tukar digital yakni kripto, ada juga istilah resesi dan masih ingat kasus yang viral menimpa seorang tokoh agama perihal sedekah patungan yap paytren, NFT, adapun perihal kesehatan muncul istilah anxiety sampai hepatitis akut.
Tak lengkap kalau membahas apa saja yang viral di tahun 2022 selain istilah dan film tanpa lagu-lagu yang jadi trending topic masih ingat? Ojo di bandingke, hati-hati di jalan, Glimpse of us, Pink Venom, Darari Treasure.
Untuk peristiwa nasional yang pernah terjadi di indonesia apa saja? sudah tentu perihal minyak goreng dengan segala kerumitan dan terungkapnya siapa dalangnya? dan perihal perubahan iklim, Gempa bumi di daerah provinsi jawabarat Cianjur, lalu Kembali muncul perihal gejala omicron, tercinta (Eril) Ridwan Kamil yang jasadnya akhirnya ditemukan,juga tragedi sepak bola di stadion kanjuruhan, BLT BBM, dan pertemuan para pemimpin dunia di bali yah betul G20. dan tentu tidak akan lupa terjadinya gerhana bulan.
Kemudian ditutup dengan mainan anak lato-lato juga kasus yang viral perselingkuhan menantu dan mertua, demikian beberapa hal sepanjang tahun 2022 bisa dikatakan akan menjadi ingatan juga catatan sejarah maupun pelajaran berharga nantinya.


Penulis : Apdon Tanesib
Sumber : Video Viral Tik-Tok 2022

MEMILIH YANG TEPAT DIPERLUKAN SIKAP YANG BENAR

MEMILIH YANG TEPAT DIPERLUKAN SIKAP YANG BENAR 
   Kupang, 05 Januari 2023

        Memilih yang tepat, bukan hanya yang terbaik, sesungguhnya sesuatu tindakan yang tepat. Tapi betapa seringnya kita tidak tangkas ketika melakukannya.
Dalam perekrutan pekerja kita sering memilih hanya yang terpintar dari para pelamar. Itu bisa dilihat dimana kita sering memilih nilai angka di ijasahnya. Meskipun dalam tes sebenarnya kita juga bisa menerapkan tes berupa tes kecakapan alias praktek, selain penggalian data si pelamar. Apalagi bila si pelamar minta gaji dibawah anggaran yang seharusnya. Biasanya langsung disambar begitu saja si pelamar itu.
Dalam bekerja tentu lain dengan bersekolah/kuliah karena dalam bekerja bukan hanya menghapal teori yang diperlukan tapi keberanian melakukan eksekusi.
Saya pernah ketemu seorang teman gadis SMA Saya lulusan dari Kedokteran yang masih bingung mau kerja apa, padahal pilihannya bagus-bagus. Di sisi lain saya juga ketemu seorang gadis yg juga teman SMA lulusan Kedokteran, yang sudah punya konsep kerja membuka praktek yang berhubungan dengan skincare, perawatan wajah dan kulit. Dia jeli melihat peluang. Jadi bukan hanya dokter umum biasa. Dan pilihanya itu tepat. Setiap jam kerja praktek pagi dan malam saya lihat ada puluhan gadis yang mengantri jadi pasien.
Perbedaan kedua dokter muda tadi jelas, yang satu berani melaksanakan eksekusi pilihan, sedang yang satu masih bingung dengan pilihannya. Padahal kalau dilihat dari kepintaran keduanya sama. Dari segi analisa yang kelihatan lain, yang satu taktis yang satu masih blunder. Bagi seorang dokter keberanian menentukan eksekusi kelak bisa berujung sebagai dokter yang bertangan dingin.
Di sisi lain, bila ketika kita memasang jago main sepak bola misalnya, belum tentu dia cocok ditaruh di depan. Tergantung skill permainan para teman yang lainnya. Barangkali dia cocoknya malah dipasang ditengah. Atau karena alasan situasi dan kondisi tertentu dia malah bisa diturunkan di bangku cadangan.
Seorang pemain sepakbola sehebat apapun tidak bisa main sendirian, dia sangat bergantung pada kemampuan timnya. Ketika timnya bermain jelek jelek, diapun terpengaruh jadi jelek. Begitu sebaliknya. Intinya, perlu dukungan tim. Dan itu bisa signifikan hasilnya. Mencermati evaluasi perlu ada pendapat dari beberapa pihak, agar tidak subyektif. Walaupun yang dikerjakan adalah program pribadi.
Mengacu pada tulisan Michael Adryanto dimana formula kinerja P = f (A, M, E) atau K = (3 k), bisa disimpulkan bahwa penyebab utama naik turunnya produktivitas seseorang pada umumnya adalah lingkungan kerjanya. Kapabilitas memang penting, dan biasanya kapabilitas ini lebih mudah diajarkan atau dikembangkan oleh lingkungan sosial sekitar. Kemauan juga penting, bahkan kemauan intrinsik bisa distimulasi melalui penciptaan lingkungan eksternal yang mendukung. Dengan begitu dapat ditarik pengertian bahwa lingkungan kerja atau kultur organisasilah yang paling berpengaruh terhadap kinerja seseorang.
Berharap mendapat kandidat yang memiliki kapabilitas yang tinggi tentu merupakan hal yang wajar. Tidak ada organisasi atau perusahaan yang ingin punya karyawan yang kinerjanya biasa-biasa saja. Tapi merekrut yang sekedar hanya yang terbaik saja tidak akan cukup. Yang dibutuhkan adalah yang bisa beradaptasi dengan nilai-nilai di tempat kita.
Oleh karena itu kita cari: Pertama, yang tertarik dengan daya pikat dan daya beli organisasi kita, termasuk penawaran yang kita ajukan. Kedua, yang kualifikasinya yang sesuai dengan kataristik kultur organisasi kita. Ketiga, yang mudah kita latih dan kembangkan untuk mencapai prestasi sesuai kemampuan kita.
Sekali lagi, carilah karyawan, bukan (hanya) yang terbaik, tapi yang tepat.
Kesalahan mungkin masih bisa ditolerir, tapi untuk suatu kebodohan tidak.


Editor : Apdon Tanesib 
Sumber data: Tips & Tricks Managing Talents by Michael Adryanto.

Dari Bumi Pertiwi

Dari Bumi Pertiwi Karya : Alinda A. Nopu (Alumni SMPN 3 Amfoang Barat Laut Satap) 10112024 Di pelosok negeri, jauh dari hiruk pikuk kota Ter...